Dunia pengobatan HIV telah mengalami transformasi signifikan dengan pergeseran standar lini pertama dari rejimen berbasis Efavirenz (TLE) menuju Dolutegravir (TLD). TLE, yang telah lama menjadi tulang punggung terapi antiretroviral (ART), dikenal efektif namun sering kali terhambat oleh profil efek samping neuropsikiatri seperti pusing dan gangguan tidur.
Bagaimana Perbandingan Efektivitas dan Tolerabilitas pada Kedua FDC ini?
Perbandingan efektivitas antara TLD (Tenofovir/Lamivudine/Dolutegravir) dan TLE (Tenofovir/Lamivudine/Efavirenz) adalah topik sentral dalam penelitian klinis HIV, yang mengarah pada perubahan pedoman pengobatan global dan di Indonesia.
Berikut adalah ringkasan perbandingan efektivitas klinis dan tolerabilitas dari TLD dan TLE:
| Kriteria | TLD (Dolutegravir-based) | TLE (Efavirenz-based) | Implikasi Klinis |
| Komponen Kunci | Dolutegravir (DTG) – Inhibitor Integrase (INSTI) | Efavirenz (EFV) – Non-Nukleosida Reverse Transcriptase Inhibitor (NNRTI) | Perbedaan golongan obat yang memengaruhi mekanisme dan profil obat |
| Penekanan Virus (Viral Suppression) | Lebih cepat mencapai viral load atau tidak terdeteksi | Efektif, tetapi membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai viral load dibandingkan kombinasi TLD | TLD direkomendasikan untuk pasien dengan viral load sangat tinggi atau stadium lanjut karena penekanan virus yang lebih cepat |
| Ambang Batas Resistensi | Sangat Tinggi Dolutegravir memiliki penghalang genetik yang tinggi, yang berarti virus HIV membutuhkan lebih banyak mutasi genetik yang kompleks untuk menjadi resisten | Lebih Rendah Efavirenz lebih mudah menimbulkan resistensi jika pasien tidak patuh sepenuhnya | Kombinasi TLD menawarkan perlindungan yang lebih baik terhadap kegagalan terapi akibat ketidakpatuhan |
| Tolerabilitas (Efek Samping) | Jauh Lebih Baik Efek samping neurologis minimal (terkadang insomnia atau sakit kepala ringan) | Lebih Banyak Efek Samping Neuropsikiatri Paling umumnya dapat menyebabkan pusing, mimpi buruk, insomnia, dan pada kasus yang jarang: depresi/psikosis | TLD meningkatkan kualitas hidup pasien, mendorong retensi dan kepatuhan pengobatan jangka panjang |
| Interaksi Obat | Lebih Sedikit Jarang ditemukan interaksi obat yang signifikan | Lebih Banyak Efavirenz adalah induser enzim hati yang kuat dan berinteraksi dengan banyak obat, termasuk beberapa obat anti-TB dan antikonvulsan | TLD lebih aman dan mudah dikelola, terutama bagi pasien dengan koinfeksi (misalnya Hepatitis atau TB) yang memerlukan banyak obat lain |
Berdasarkan data klinis dari berbagai uji coba global dan studi observasional di Indonesia, TLD secara umum menunjukkan keunggulan yang signifikan dibandingkan TLE, terutama dalam hal Kecepatan dan Efisiensi Virologis serta Tolerabilitas dan Keamanan.



