Cikarang, Indonesia

Sinergi Bio Farma Group dengan Pemerintah dalam Diplomasi Kesehatan Sektor Farmasi

Sinergi Bio Farma Group dengan Pemerintah dalam Diplomasi Kesehatan Sektor Farmasi

Bio Farma Group bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melakukan upaya penguatan diplomasi kesehatan, khususnya sektor farmasi, yang kini menjadi pilar strategis nasional yang berlandaskan pada kepentingan nasional dan kewajiban negara dalam melindungi rakyat. Upaya strategis ini diwujudkan melalui kegiatan kunjungan fasilitas produksi dan Dialog Diplomasi Kesehatan pada April 2026 ini yang bertujuan untuk memperluas peluang bagi produk lokal di pasar ekspor dan memiliki daya saing lebih kuat di kancah internasional.

Forum ini dihadiri oleh Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Vahd Nabyl A. Mulachela serta jajarannya, dan perwakilan dari entitas Bio Farma Group yaitu dari PT Bio Farma (Persero), PT Kimia Farma Tbk, PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia, PT Phapros Tbk, PT Sinkona Indonesia Lestari, dan PT Indofarma. Forum ini secara khusus membahas peluang serta tantangan pengembangan ekspor di kawasan Asia Pasifik, Afrika, Amerika, dan Eropa. Para pemangku kepentingan juga menjajaki penguatan skema kerja sama Government-to-Government (G2G) guna mendukung ketahanan kesehatan global. Delegasi pun meninjau langsung kesiapan fasilitas produksi milik PT Kimia Farma dan PT Bio Farma. Langkah ini merupakan bukti kesiapan industri farmasi Indonesia dalam menghadapi interpendensi global yang menjadikan rantai pasok sebagai strategis politik, serta memenuhi standar kualitas dan kapasitas pasar global.

Related Posts